Menu
0 Comments

Bugatti Divo – Lebih Ringan, Lebih Lincah, Pelahap Tikungan

Bugatti kembali mencuri perhatian pengunjung di Pebble Beach dengan hypercar edisi terbatas Divo. Nama Divo berasal dari nama pembalap asal Prancis Albert Divo yang pernah membawa Bugatti 2 kali juara di Targa Florio di tahun 1920. Bugatti Divo dibekali mesin W16 8.0L bertenaga 1.479 hp, sama seperti Chiron. Meski tenaganya tidak lebih besar dari Chiron, Divo jauh lebih gesit, lincah, dan memuaskan untuk dikendarai berkat aerodinamika, suspensi dan sasis yang disempurnakan.

“Hingga saat ini, Bugatti telah mempresentasikan keseimbangan yang sempurna antara high performance, aerodinamika dan kenyamanan,” kata presiden Bugatti, Stephan Winkelmann. “Divo dibuat untuk melibas tikungan.”

Tampilan bengis sudah tampak dari awal pembuatannya. Desainnya yang unik dan lebih berotot, membuat Divo lebih macho dari Chiron. Namun, Divo masih mudah dikenali sebagai mobil Bugatti berkat desain gril dan garis bodi khas Bugatti. Bugatti juga menambahkan lobang udara tambahan untuk mendinginkan rem dan lampu depan berorientasi vertikal dengan DRL pada bagian luar. Penambahan ini memberikan tampilan lebih lebar pada Divo.

Lampu belakang 3D baru menyatu dengan gril belakang. Dari depan, melawati atap dan hingga belakang, terdapat sirip yang berfungsi untuk menciptakan turbulensi pada spoiler belakang. Bagian eksterior diguyur finishing 2 tone, Titanium Liquid Silver yang diaplikasikan pada bagian atas dan kelir Divo Racing Blue pada bagian lobang udara di depan, samping dan belakang. Warna biru juga diaplikasikan ke Alcantara pada interior.

Dari setiap sudut, Bugatti Divo terlihat sangat brutal. Lobang udara super lebar pada bagian depan memperlancar aliran udara dari depan dan meningkatkan efisiensi aerodinamis pada mobil. Di bagian depan, spoiler didesain lebar untuk memberikan downforce sehingga bodi mobil tetap lengket dengan aspal.

Beralih ke bagian belakang, Divo dilengkapi dengan spoiler adustable, yang juga berfungsi sebagai penahan angin sewaktu diposisikan ke depan; sudutnya diatur berbeda tergantung dari mode berkendara. Spoiler belakang Divo 23 persen lebih lebar ketimbang Chiron. Alhasil, performa air brake dan downforce-nya jadi lebih baik. Diffuser belakang juga mengalami perombakan ulang guna meningkatkan efisiensi dan mengakomodasi 4 pipa knalpot.

Dibandingkan Chiron, Divo lebih tajam, lebih gesit, dan lebih lincah ketika melahap tikungan, membuatnya lebih cocok untuk jalan berliku. Untuk mencapai hal ini, Bugatti telah meningkatkan camber, tetapi berakibat pada penurunan kecepatan maksimum menjadi 379 kpj, yang sebelumnya 420 kpj di Chiron. Kemudi dan suspensi juga lebih responsif untuk pengalaman berkendara yang sporty, dan roda baru berbobot ringan serta intercooler serat karbon membuat berat Divo 34,9 kg lebih ringan ketimbang Chiron. Langkah-langkah yang telah dilakukan guna memangkas bobot kendaraan termasuk penambahan flap diffuser depan, mengurangi penggunaan bahan isolasi, dan penggunaan sistem audio yang lebih ringan. Door trim juga telah dihilangkan untuk membuat Divo jadi lebih ringan dan gesit.

Hanya 40 unit Bugatti Divo yang akan diproduksi, dan harga satuannya adalah 5,8 juta dollar Amerika. O iya, meski Anda mempunyai uang sebanyak itu, belum tentu Anda bisa membelinya. Kabarnya, seluruh unit Divo sudah ludes terjual ke mereka yang sebelumnya telah membeli Chiron.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *