Cari Mobil dengan Mesin Pencari

Kendaraan ­Heavy-Duty yang Lebih Efisien dipamerkan ExxonMobil di JIEXPO

Autojakarta – Exxon Mobil berkomitmen mewujudkan kebutuhan teknologi pelumasan bagi pasar otomotif Indonesia, terutama untuk kendaraan heavy-duty, seperti truk dan bus. Salah satu upaya memahami pelanggan dan pelaku industri tanah air, ExxonMobil Lubricant Indonesia berpartisipasi dalam pameran Indonesia Truck, Supply Chain & Logistic (ITSCL) pada 19 – 21 Oktober 2016 di JiExpo Kemayoran, Jakarta. ExxonMobil memamerkan jajaran pelumas Mobil Delvac serta memperkenalkan analisis Total Cost of Ownership (TCO) yang akan membantu pelanggan mengoptimalkan operasional armada kendaraan penunjang bisnis.

Ujar Alfin Kurniadi, Vice President Automotive Sales,  “Pelumas Mobil Delvac didesain untuk kendaraan bermesin diesel dengan pekerjaan berat atau heavy-duty vehicles seperti truk, bis, dan lain-lain,”

“Pelumas ini dapat melindungi dan membuat mesin lebih tahan lama. Hal ini berujung pada pemangkasan biaya pemeliharaan serta bahan bakar, sehingga perusahaan dapat lebih efisien. Bisnis lancar, pelanggan mereka puas akan layanan yang andal. Pantas, jika berbagai industri tersebut memilih Mobil Delvac, kunci untuk bisnis yang kuat.” tambahnya

Mobil-Delvac-autojakarta-1-300x200 Kendaraan ­Heavy-Duty yang Lebih Efisien dipamerkan ExxonMobil di JIEXPO

Menyadari tingginya pertumbuhan tersebut, selain meneguhkan keunggulan Mobil Delvac, melalui pameran Indonesia Truck, Supply Chain & Logistic (ITSCL) ini, ExxonMobil juga ingin memperkenalkan analisis Total Cost of Ownership (TCO). Analisis TCO dilakukan untuk membantu pelanggan melakukan penghematan dengan melakukan perubahan dalam operasional dan perawatan armada kendaraan.

Alfin Menambahkan “Dengan kata lain, analisis TCO ini mampu membantu pelanggan membuat keputusan bisnis strategis dengan memastikan pemilihan pelumas yang tepat, sehingga bisnis pelanggan menjadi lebih menguntungkan.” “Ibarat ketika Anda akan membangun rumah sendiri. Anda mesti memilih bahan konstruksi berdasarkan harga atau berdasarkan daya pakai. Misalnya, Anda dapat memilih atap berkualitas standar atau berkualitas baik, karena daerah rumah Anda memiliki curah hujan yang tinggi, sehingga risiko kebocoran juga tinggi. Akan lebih efektif apabila Anda menghitung secara keseluruhan total biaya, termasuk perawatan atau ganti atap, yang akan terus muncul selama Anda tinggal di rumah tersebut, dibandingkan dengan biaya di awal pembangunan saja, bukan?” (one)

Post a comment